Asiatique The Riverfront Destinasi Wisata Malam Ikonik Bangkok

Asiatique The Riverfront Destinasi Wisata Malam Ikonik Bangkok

Smallest Font
Largest Font

Asiatique The Riverfront merupakan salah satu magnet pariwisata paling populer di Bangkok yang berhasil menggabungkan nuansa nostalgia dermaga kolonial dengan kemewahan pusat perbelanjaan modern. Terletak strategis di tepi sungai Chao Phraya, destinasi ini bukan sekadar pasar malam biasa, melainkan sebuah kompleks hiburan terbuka yang menawarkan pengalaman gaya hidup lengkap bagi wisatawan mancanegara maupun lokal. Sejak dibuka pada tahun 2012, tempat ini telah bertransformasi menjadi ikon baru yang menghiasi garis cakrawala Bangkok dengan kincir ria raksasanya yang bersinar terang di malam hari.

Bagi Anda yang mencari tempat untuk menikmati hembusan angin sungai sambil berburu suvenir berkualitas atau mencicipi hidangan laut segar, Asiatique The Riverfront adalah jawaban yang sempurna. Berbeda dengan pasar malam Chatuchak yang cenderung padat dan panas, kompleks ini menawarkan jalur pejalan kaki yang luas, tata letak yang rapi berdasarkan zona gudang (warehouse), serta kebersihan yang terjaga dengan standar internasional. Artikel ini akan membedah secara mendalam setiap sudut menarik dari dermaga wisata ini agar perjalanan Anda ke Thailand menjadi lebih maksimal.

Pemandangan malam hari di Asiatique The Riverfront dengan lampu warna-warni
Gemerlap lampu neon yang menghiasi area dermaga Asiatique saat malam hari.

Sejarah dan Transformasi Dermaga East Asiatic Company

Sebelum dikenal sebagai pusat hiburan, lahan yang kini ditempati oleh Asiatique The Riverfront memiliki nilai sejarah yang sangat dalam. Area ini dulunya merupakan pelabuhan perdagangan internasional milik East Asiatic Company, sebuah perusahaan asal Denmark yang beroperasi pada awal abad ke-19. Dermaga ini menjadi saksi bisu kedaulatan Thailand (saat itu bernama Siam) dalam menjalin hubungan dagang dengan negara-negara Eropa, khususnya dalam ekspor kayu jati.

Pengembang kemudian memutuskan untuk mempertahankan arsitektur asli gudang-gudang tersebut. Itulah sebabnya saat Anda berjalan di antara kios-kios, Anda akan melihat struktur bangunan yang menyerupai gudang besar dengan kerangka baja dan atap lengkung yang khas. Restorasi ini dilakukan dengan sangat teliti untuk menjaga nilai historisnya sembari menyematkan fasilitas modern seperti pendingin ruangan di beberapa zona belanja dan sistem pencahayaan yang dramatis.

Asiatique bukan sekadar mall, ia adalah museum hidup yang menceritakan masa kejayaan perdagangan sungai di Bangkok melalui arsitektur gudang tua yang direvitalisasi secara artistik.

Pembagian Zona Belanja dan Hiburan Berdasarkan Warehouse

Kompleks Asiatique The Riverfront terbagi menjadi empat zona utama yang disebut sebagai "District". Pembagian ini memudahkan pengunjung untuk menavigasi area seluas lebih dari 12 hektar ini. Setiap distrik memiliki karakteristik unik yang disesuaikan dengan kebutuhan pengunjung.

  • Chareonkrung District: Area ini adalah pusat bagi Anda yang mencari suvenir, kerajinan tangan, dan dekorasi rumah. Terdapat lebih dari 1.000 unit butik kecil yang menjual produk lokal Thailand yang lebih berkualitas dibandingkan pasar tradisional lainnya.
  • Town Square District: Area terbuka yang memadukan ruang publik dengan restoran internasional dan bar. Di sini sering diadakan acara besar, pameran produk, dan festival kuliner musiman.
  • Factory District: Fokus pada produk fashion terbaru dan gadget. Bangunannya mencerminkan gaya pabrik tua yang telah dipoles menjadi sangat estetik untuk latar belakang foto.
  • Waterfront District: Zona paling populer yang berada tepat di pinggir sungai. Di sinilah letak restoran fine dining, bianglala raksasa, dan jalur jalan kaki terpanjang di tepi sungai Chao Phraya.

Atraksi Utama yang Tidak Boleh Dilewatkan

Daya tarik utama yang menjadi wajah dari tempat ini adalah Asiatique Sky. Ini adalah bianglala tertinggi di Thailand dengan ketinggian mencapai 60 meter. Dari atas gondola, Anda bisa menyaksikan panorama 360 derajat kota Bangkok yang dihiasi lampu gedung pencakar langit dan lalu-lalang kapal di sungai. Pengalaman ini sangat direkomendasikan saat matahari terbenam (golden hour) untuk mendapatkan visual yang paling menakjubkan.

Selain bianglala, terdapat pertunjukan kelas dunia seperti Calypso Cabaret, salah satu pertunjukan kabaret paling legendaris di Bangkok yang menampilkan bakat luar biasa dari para penampil transgender. Bagi penyuka olahraga, tersedia juga arena Muay Thai Live yang menyuguhkan demonstrasi bela diri tradisional Thailand dalam format teatrikal yang enerjik dan penuh aksi.

Bianglala Asiatique Sky yang ikonik di pinggir sungai
Asiatique Sky menawarkan perspektif berbeda dalam menikmati keindahan kota Bangkok dari ketinggian.

Panduan Logistik dan Informasi Kunjungan

Untuk membantu rencana perjalanan Anda, berikut adalah tabel detail mengenai informasi penting yang perlu Anda ketahui sebelum mengunjungi Asiatique The Riverfront.

Kategori Informasi Detail Keterangan
Jam Operasional 11.00 – 00.00 (Setiap Hari)
Biaya Masuk Gratis (Hanya membayar untuk wahana atau pertunjukan)
Lokasi Charoen Krung Road, Wat Phraya Krai, Bang Kho Laem, Bangkok
Transportasi Terbaik BTS Saphan Taksin dilanjutkan Kapal Shuttle Gratis (Free Shuttle Boat)
Waktu Kunjungan Terbaik Pukul 17.30 untuk menikmati sunset di dermaga

Cara paling praktis untuk mencapai lokasi ini adalah dengan menggunakan moda transportasi air. Anda bisa naik BTS Skytrain (Silom Line) dan turun di Stasiun Saphan Taksin. Setelah itu, berjalanlah menuju dermaga Sathorn dan carilah antrean untuk Free Shuttle Boat berbendera merah atau kuning yang menuju Asiatique. Perjalanan singkat selama 10 menit menyusuri sungai ini memberikan sensasi wisata tersendiri sebelum Anda sampai di gerbang utama.

Eksplorasi Kuliner dari Pinggir Jalan hingga Fine Dining

Sektor kuliner di Asiatique The Riverfront sangat beragam, melayani segala jenis anggaran. Di area belakang (dekat Chareonkrung District), Anda akan menemukan lorong-lorong yang menyajikan makanan pinggir jalan khas Thailand seperti Mango Sticky Rice, Pad Thai, dan sate babi panggang dengan harga terjangkau. Rasanya otentik dan disajikan dengan standar kebersihan yang baik.

Bagi Anda yang merayakan momen spesial, deretan restoran di sepanjang Waterfront District menawarkan pengalaman bersantap mewah. Restoran seperti The Crystal Grill House atau Sirimahannop (restoran di atas kapal replika kuno) menyajikan menu internasional dan seafood premium. Menikmati makan malam romantis dengan latar belakang kapal-kapal yang melintas di sungai Chao Phraya akan menjadi memori yang tak terlupakan selama berada di Thailand.

Kapal Sirimahannop yang berfungsi sebagai restoran mewah di Asiatique
Makan malam di atas kapal Sirimahannop memberikan nuansa pelayaran klasik abad ke-19.

Tips Belanja Cerdas di Asiatique

Meskipun harga di sini cenderung lebih tinggi daripada pasar tradisional seperti Pratunam, Anda masih bisa melakukan tawar-menawar di kios-kios kecil. Berikut beberapa tips singkat:

  1. Bandingkan Harga: Jangan terburu-buru membeli di toko pertama. Seringkali barang yang sama tersedia di gudang sebelah dengan harga berbeda.
  2. Beli Grosir: Jika Anda membeli lebih dari 3 atau 6 item, penjual biasanya tidak keberatan memberikan diskon signifikan.
  3. Cek Kualitas: Karena ini adalah area semi-mall, pastikan Anda memeriksa jahitan atau fungsi barang elektronik kecil sebelum membayar.

Waktu Terbaik Mengunjungi Dermaga Ikonik Ini

Banyak wisatawan bertanya apakah Asiatique The Riverfront masih layak dikunjungi di tengah banyaknya mall baru di Bangkok seperti ICONSIAM. Jawabannya adalah mutlak ya. Keunikan tempat ini terletak pada ruang terbukanya yang memberikan sirkulasi udara alami dan suasana santai yang tidak dimiliki oleh mall tertutup. Jika Anda ingin menghindari kerumunan massal, datanglah pada hari kerja (Senin-Kamis) sekitar pukul 17.00. Anda akan memiliki cukup waktu untuk berfoto tanpa banyak gangguan sebelum area tersebut mulai ramai pada pukul 19.00.

Sebagai rekomendasi akhir, pastikan Anda membawa kamera dengan baterai penuh dan mengenakan alas kaki yang nyaman. Menjelajahi sepuluh gudang besar di sini memerlukan cukup banyak aktivitas jalan kaki. Asiatique The Riverfront tetap menjadi destinasi wajib bagi siapa pun yang ingin merasakan denyut nadi kehidupan malam Bangkok yang modern namun tetap menghargai akar sejarahnya. Jangan lupa untuk mencoba bianglala setidaknya sekali seumur hidup untuk melihat betapa megahnya sungai Chao Phraya dari ketinggian.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow