Kertajati International Airport Hub Udara Strategis di Jawa Barat
Kertajati International Airport atau yang secara resmi dikenal sebagai Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) merupakan mahakarya infrastruktur transportasi yang terletak di Kabupaten Majalengka. Sebagai bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Soekarno-Hatta, kehadirannya bukan sekadar proyek pembangunan biasa, melainkan simbol ambisi besar konektivitas udara di tanah pasundan. Dengan luas area mencapai 1.800 hektare, bandara ini dirancang untuk melayani kebutuhan mobilitas jutaan masyarakat Jawa Barat dan sekitarnya, sekaligus menjadi pintu gerbang logistik nasional yang sangat krusial.
Pengoperasian penuh Kertajati International Airport menandai babak baru dalam sejarah penerbangan Indonesia, terutama setelah pengalihan rute penerbangan bermesin jet dari Bandara Husein Sastranegara di Bandung. Langkah strategis ini diambil pemerintah untuk mengoptimalkan kapasitas ruang udara dan memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang dengan fasilitas terminal yang jauh lebih modern dan luas. Bagi para pelancong dan pelaku bisnis, keberadaan bandara ini menawarkan efisiensi waktu dan kenyamanan yang sebelumnya sulit didapatkan di bandara-bandara regional yang sudah mencapai titik jenuh.

Sejarah dan Transformasi Bandara Internasional Jawa Barat
Pembangunan Kertajati International Airport melalui proses panjang yang melibatkan perencanaan matang sejak awal dekade 2000-an. Groundbreaking resmi dilakukan pada tahun 2014, dan bandara ini mulai beroperasi secara terbatas pada tahun 2018. Namun, tantangan aksesibilitas sempat menjadi kendala utama pada tahun-tahun awal operasionalnya. Pemerintah menyadari bahwa sebuah bandara besar memerlukan dukungan infrastruktur darat yang mumpuni agar masyarakat dapat menjangkaunya dengan mudah.
Transformasi besar terjadi seiring dengan rampungnya pembangunan Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi–Sumedang–Dawuan). Jalan tol ini menjadi kunci utama yang menghidupkan ekosistem Kertajati, memangkas waktu tempuh dari Kota Bandung yang semula 3 jam menjadi hanya sekitar 1 jam saja. Dengan konektivitas yang semakin terintegrasi, bandara ini kini mampu melayani penumpang dari wilayah Priangan Timur, Cirebon, Indramayu, Majalengka, hingga Kuningan secara lebih optimal.
Fasilitas Modern dan Kapasitas Teknis yang Mumpuni
Sebagai bandara kelas dunia, Kertajati International Airport dilengkapi dengan spesifikasi teknis yang mengesankan. Landasan pacunya (runway) memiliki panjang 3.000 meter dengan lebar 60 meter, yang memungkinkannya untuk menampung pesawat berbadan lebar (wide body) seperti Boeing 777 atau Airbus A330. Hal ini menjadikan Kertajati sebagai lokasi ideal untuk melayani penerbangan internasional jarak jauh, termasuk rute haji dan umrah yang menjadi salah satu fokus utama operasionalnya.
Terminal Penumpang dan Kenyamanan
Terminal penumpang di Kertajati International Airport dirancang dengan estetika yang mengambil inspirasi dari bentuk sayap burung merak, mencerminkan identitas budaya Jawa Barat. Dengan kapasitas mencapai 5,6 juta penumpang per tahun pada fase awal, terminal ini menyediakan ruang tunggu yang luas, area komersial yang diisi oleh berbagai brand lokal dan internasional, serta fasilitas ramah disabilitas yang sesuai dengan standar ICAO (International Civil Aviation Organization).
Pusat Logistik dan Kargo
Selain pelayanan penumpang, sisi kargo Kertajati International Airport diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru. Letaknya yang strategis di kawasan Segitiga Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati) membuat bandara ini menjadi pusat konsolidasi barang. Fasilitas pergudangan yang canggih disiapkan untuk mendukung ekspor produk manufaktur dan komoditas pertanian dari wilayah Jawa Barat menuju pasar global.
| Fasilitas Utama | Spesifikasi/Kapasitas | Keterangan |
|---|---|---|
| Panjang Runway | 3.000 Meter | Dapat melayani Boeing 777-300ER |
| Luas Terminal | 96.280 m2 | Kapasitas hingga 5,6 Juta Penumpang |
| Apron | 22 Stand Pesawat | Mendukung operasional berbagai tipe pesawat |
| Parkir Kendaraan | 600 Mobil & 400 Motor | Area parkir luas dan sistem keamanan 24 jam |

Aksesibilitas dan Transportasi Antarmoda
Pemerintah dan pengelola bandara telah bekerja sama dengan berbagai operator transportasi untuk memastikan akses menuju Kertajati International Airport tetap mudah dan terjangkau. Selain penggunaan kendaraan pribadi via tol, tersedia berbagai pilihan angkutan pemadu moda seperti bus Damri, shuttle travel, hingga taksi online yang melayani rute dari berbagai kota besar di Jawa Barat.
- Bus Damri: Melayani rute dari Bandung (Pool Kebon Kawung), Cirebon, dan Kuningan.
- Shuttle Travel: Tersedia keberangkatan berkala dari Bandung, Sumedang, Majalengka, dan Indramayu.
- Taksi Bandara: Tersedia layanan taksi argo dan konvensional yang standby 24 jam.
- Sewa Mobil: Fasilitas rental kendaraan bagi penumpang yang membutuhkan privasi lebih.
"Kehadiran Tol Cisumdawu adalah game changer bagi operasional Kertajati. Kini, warga Bandung Raya tidak perlu lagi ragu memilih Kertajati karena efisiensi waktunya sudah sangat bersaing dengan bandara lainnya."
Daftar Maskapai dan Rute Penerbangan
Saat ini, sejumlah maskapai besar telah memindahkan basis operasional jet mereka ke Kertajati International Airport. Nama-nama besar seperti Citilink, AirAsia, Lion Air, dan Super Air Jet rutin melayani berbagai rute domestik. Untuk rute internasional, penerbangan menuju Kuala Lumpur dan Jeddah (untuk umrah) menjadi rute yang paling diminati oleh masyarakat lokal.
Beberapa destinasi domestik favorit yang bisa diakses langsung dari Kertajati meliputi Denpasar (Bali), Balikpapan, Medan, dan Makassar. Ekspansi rute terus dilakukan seiring dengan meningkatnya demand dari masyarakat. Dengan harga tiket yang kompetitif, banyak pelancong kini lebih memilih terbang dari Majalengka untuk menghindari kepadatan di bandara-bandara Jakarta.

Potensi Strategis Menyongsong Era Baru Konektivitas
Melihat perkembangan yang ada, masa depan Kertajati International Airport tampak sangat menjanjikan. Bandara ini bukan hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga sebagai katalisator ekonomi bagi kawasan Jawa Barat bagian utara dan timur. Integrasi antara bandara, Pelabuhan Patimban, dan jalan tol akan membentuk ekosistem logistik yang tak tertandingi di Indonesia, menarik minat investor asing untuk menanamkan modal di kawasan industri sekitar Majalengka.
Rekomendasi bagi calon penumpang adalah untuk memanfaatkan fasilitas check-in mandiri dan datang lebih awal guna mengeksplorasi keindahan terminal yang artistik. Dengan segala kelebihan yang ditawarkan, bandara ini telah membuktikan bahwa tantangan masa lalu bisa diubah menjadi peluang emas. Dukungan berkelanjutan dari masyarakat dan peningkatan kualitas layanan dari pihak pengelola akan memastikan Kertajati International Airport tetap menjadi pilar utama dalam peta penerbangan nasional yang kompetitif dan modern di masa depan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow